Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Memperingati Hari Pahlawan PC PMII Kabupaten Karimun Melakukan Seminar Dialog Kebangsaan


Kegiatan Seminar Dialog Kebangsaan
Sabtu (12 Novemver 2016l) Dalam memperingati sempena hari pahlawan 10 november PC PMII Kabupaten Karimun melaksanakan kegiatan seminar dialog kebangsaan. Pada acara tersebut tema yang di angkat ialah "Sadar, dan Bangkitlah Kita Sedang Dihancurkan".

Kegiatan ini turut mengundang beberapa narasumber di antaranya dari kodim 0317/tbk namun yang diwakilkan oleh Danramil 01/balai Bapak Mayor Inf. Syafrizal. Lalu juga ada pihak Kemenag Kabupaten Karimun yang diwakili oleh Kepala seksi bimbingan masyarakat yakni Bapak Drs. Kholif Ihda Rifai. Selanjutnya dari pihak BPMBD dan Kesbang Pemkab Karimun yang menghadirkan Ibuk Ratna Hasbi S.H. Kemudian yang terkahir Ibuk Tsaniya Azmi S.Sos utusan dari BNN Kab. Karimun

Acara dimulai dari beberapa kata sambutan lalu langsung diisi dengan dialog kebangsaan yang dipandu oleh moderator. Peserta acara seminar dialog kebangsaan di dominasi oleh kalangan pelajar yang ada di Kabupaten Karimun. Namun juga ada beberapa perwakilan dari mahasiswa dan juga ormas. 

Saat dialog para peserta yang hadir cukup antusias dan juga interaktif, dimana terjadi perdebatan seru antara siswa dengan mahasiswa dalam beragumen terkait isu media sosial. Penyerahan cendramata beserta sertifikat kepada para narasumber menjadi acara penutup dari serangkaian acara tersebut.

Ketika ditemui sahabat Parizal selaku ketua PC PMII Kabupaten mengakui bahwa kita perlu menyadarkan semua elemen yang ada di Kabupaten Karimun untuk sadar akan ancaman-ancaman yang terjadi pada NKRI, terlebih dengan ancaman yang belum terlihat nyata. 

Senada dengan ketua umum, sahabati Rina yang menjadi ketua panitia menambahkan bahwa kedepannya kita harapkan masyarakat, mahasiswa, pelajar, pejabat dan lainnya dapat memahami dengan pencerahan dari hasil paparan ke empat para narasumber tersebut

Kemudian disela-sela akhir acara para peserta, narasumber serta panitia melakukan foto bersama di atas panggung. Berikut foto kegiatan tadi pagi :



Memperingati HUT Kabupaten Karimun Ke-17 PC PMII Karimun Melakukan Quiz Berhadiah di Costal Area


Untuk kesekian kalinya PC PMII Kabupaten Karimun turun ke jalan dengan melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karimun, kali ini kegiatan tersebut di pusatkan pada keramaian kota, yakni di kawasan Costal Area.

Acara yang dimulai setelah sholat isya ini bernama "Quiz Berhadiah", para peserta yang menjawab dengan benar pertanyaannya maka akan diberikan hadiah. Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mayoritas di isi oleh anak remaja. Namun tak ketinggalan para orang tua juga turut hadir untuk menyaksikan anak-anaknya tampil dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panitia.

PC PMII Kabupaten Karimun juga menggandeng pihak kantor perpustakaan dan arsip Pemkab Karimun, dimana masyarakat lainnya selain bisa melihat pertunjukan bagi hadiah dengan menjawab pertanyaan juga bisa melihat dan membaca buku-buku yang berada pada mobil pintar milik pihak perpustakaan.

Di adakannya kegiatan ini juga bertujuan untuk memperingati hari ulang tahun Kabupaten Karimun yang ke 17, dengan usia remaja ini diharapkan pemerintah Kabupaten Karimun amat peduli terhadap dunia pendidikan. Baik itu dari segi kasus pungli yang sedang hangatnya di media, lalu juga pemerataan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, menengah hingga ke atas perlu ditingkatkan kembali.

Berikut kegiatan tadi malam :

Panitai Kegiatan
Antusiasnya para peserta dalam "Quiz Berhadiah"
Seorang siswi sedang menjawab pertanyaan dari pihak panitia
Pembagian hadiah bagi yang bisa menjawab dengan benar


Tolak Ahok, Mahasiswa UIR Asal Karimun Turun Ke Jalan


Pada tanggal 15 Oktober 2016 ribuan ummat islam Pekanbaru yang tergabung dalam berbagai ormas islam seperti MUI, FPI, PETA, Hizbut Tahrir dan organisasi mahasiswa lainnya menggelar aksi unjuk rasa menuntut Polri segera memproses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok dalam dugaan kasus penistaan agama.

Para perunjuk rasa yang melakukan aksi damai di pustaka wilayah Pekanbaru jalan Sudirman ini berlangsung dengan tertib. Tidak menimbulkan anarkis terhadap polisi ataupun merusak fasilitas setempat seperti yang terjadi di Jakarta beberapa hari yang lalu.

Aksi damai ini di hadiri juga oleh MUI , FPI, PETA. Dimana salah satu ustadz yang menjadi orator dengan lantang mengatakan "Allahu Akbar, tangkap ahok! Tangkap Ahok sebab menghina Al-Quran. Orang yg menghina presiden saja ditangkap, apalagi orang yang menghina al-quran kalamullah. Secara tidak langsung Ahok menghina Allah, Ahok menghina Rasulullah. Allahu Akbar!!!. Kami ingin hukum ditegakkan. Kami ingin bapak polisi, bapak jaksa, berlaku adil."

Orator yang berapi-api tersebut juga di lengkapi dengan kutipan dari ulama besar Indonesia. Berikut petikan orasi dari ustad tersebut. "Bahkan Buya Hamka mengatakan, jika ada orang yangg menghina agamamu, kitabmu, rasulullah namun ia diam dan membisu, gantilah pakaiannya dengan kain kafan!!!. Kami mendoakan agar bapak polisi dan jaksa yg mengadili ahok, berlaku jujur, menegakkan keadilan!! Kalau bapak polisi dan jaksa menegakkan keadilan di jalan Allah, kami doakan agar keluarganya mendapat berkah dari Allah. Meninggal dalam khusnul khotimah. Tapi, kalau bapak polisi atau jaksa justru menumpulkan keadilan, jangan salahkan kami. Kalau ahok akan diadili oleh rakyat muslim seindonesia. Takbir!! Allahuakbar.

Dalam orasi Farena berdasarkan UUD 1945, Indonesia merupakan Negara hukum berdasarkan UUD 1945. Proses penegakan hukum tentunya harus dilakukan secara tegas dan memenuhi rasa keadilan dalam masyarakat, karena semua warga memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.

Berikut Foto kegiatan yang di kirim oleh mahasiswa UIR asal Kabupaten Karimun :







Demi Meningkatkan Perekonomian Karimun Pelabuhan Petikemas Malorko Harus Segera Tereliasasi


Pelabuhan yang ada di Kabupaten Karimun saat ini belum ada yang memadai dalam urusan logistik dan kapasitanya pun masih sangat terbatas. Contohnya pelabuhan bongkar muat yang berada di Balai sudah tidak memungkinkan lagi untuk beroperasi, megingat sempitnya area seperti lahan parkiran, jalan lalu lintas serta dermaganya. Kemudian disana juga terdapat pelabuhan domestik dan internasional yang tentunya dalam pelaksaannya akan terbentur dengan satu sama lain.

Permasalahan ini seperti dilema tersendiri bagi Pemkab Karimun, namun bagaimanapun permasalahan ini harus dicari jalan keluar yang cerdas dan jernih yakni keuntungan bagi semua elemen baik dari pengusaha, pemerintah dan rakyat sebagai pekerja disitu.

Harapan masyarakat Karimun lainnya, agar tidak hanya menjadi penonton sebagaimana yang kita lihat di perairan Costal Area selalu dilaluinya kapal-kapal ukuran besar. Pelabuhan petikemas Malorko yang telah menelan APBN hingga Rp. 300 Milliar tersebut. Harus segera diselesaikan, demi kestabilan perekonomian daerah Kabupaten Karimun yang setiap harinya kian kompetetif dalam dunia perdagangan nasional dan internasional.

Jika fasilitas memadai maka arus barang pun akan semakin lancar dan akan bertambahnya para pengusaha di bidang usaha pelayaran. Sehingga kebutuhan masyarakat akan terpenuhi tanpa adanya pasokan yang menipis. Imbasnya adalah akan menekan inflasi. Harga barang akan stabil dan tidak akan naik yang disebabkan biaya ongkos angkut. Untuk itu fasilitas seperti bongkar muat dan petikemas harus ada dan tidak boleh ditawar lagi bagi Pemkab Karimun terhadap Kementerian Perhubungan.

Barang Selundupan di Musnahkan Oleh KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun


Pemusnahan barang-barang terjadi di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan cukai Tanjungbalai karimun di dermaga KPPBC TMP B TBK, Jl. Yos Sudarso no 5, Kecamatan Karimun, Selasa (12//10/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat kasus penyelundupan tersebut kerugian negara berpotensi mencapai Rp. 372.854.000, adapun barang yang dimusnahkan berupa barang bekas, minuman mengandung alkohol, rokok eks kawasan bebas dengan cara digiling pakai alat berat dan dibakar.

Pemusnahan dilakukan karena sudah berstatus Barang Milik Negara (BMN) dan telah mendapat persetujuan pemusnahan BMN atas nama Menteri Keuangan dan sesuai dengan surat Dirjen Kekayaan Negara dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara. Sehingga barang-barang tersebut sudah tidak lagi menjadi barang ekonomi.

Pemusnahan dilakukan hingga malam hari

Hanya Rp.10.000 Kamu Sudah Bisa Berjalan Dengan Sepatu Roda




Siapa yang tidak kenal dengan sepatu roda atau istilah roller skating? Semua orang pasti mengenal alat permainan yang bisa dibilang olahraga X-game ini. Melihat sejarahnya pertama kali dimainkan di Belanda pada abad ke 17 dan masuk ke Indonesia pada zaman penjajahan Belanda.

Sejak diperkenalkan sebagai salah satu cabang olaharga yang dipertandingkan pada perhelatan Sea Games 2014 di indonesia, komunitas pecinta sepatu roda sudah bertebaran di tanah air.

Selain bertumbuhnya minat masyarakat untuk bermain dengan sepatu roda. Sebagian juga telah banyak mendirikan usaha sepatu roda hingga berkembang luas sampai ke pelosok daerah, buktinya di Kabupaten Karimun sudah ada usaha jasa penyewaan sepatu roda yang di dirintis oleh anak muda.

Usaha ini baru berjalan seminggu yang lalu, ujar Rio. Anak muda yang patut dicontohi oleh anak muda lainnya di Kabupaten Karimun.

Melihat budaya masyarakat indonesia yang cenderung mengingkan yang baru. Maka usaha seperti ini sangat berpotensi menjadi usaha yang maju kedepannya. Apa lagi kegiatan ini tergolong fun, energik serta murah meriah yang hanya dengan membayar Rp.10.000 kita sudah bisa berakselerasi dengan gayamu sendiri.

Bagi anda yang ingin mencobanya secara langsung, bisa dijumpai pada kawasan costal area di blok B. Khusus malam hari para penyewa sudah ramai yang menunggu, sebaiknya atur waktu yang tepat agar bisa merasakan sensasi bermain sepatu roda bersama keluarga dan teman-teman.